Senin, 28 September 2009

Spesifikasi Kelas Mainstream

Salah satu contoh Spesifikasi PC Kelas Mainstream adalah sebagai berikut :

  • Processor AMD Athlon 643200 + ( AM dua ).
  1. Keterangan :
  2. Clock Speed dua,nol GHz, L dua Cache 512 KB, Hyper Transport FSB up to dua ribu MHz, Socket AM dua, dan Box.
  • Motherboard
  1. Keterangan :
  2. Socket AM dua, Nvidia, nforce lima lima nol, FSB dua ribu Hyper Transport, PCI-Express kali enambelas, SATA II tiga ratus, RAID, GbE NIC, USB dua,nol, Dual Channel Audio, DDR dua delapan ratus.
  • RAM ( Corsair TWIN dua x satu nol dua empat – enam empat ratus ).
  1. Keterangan :
  2. Dua x lima dua satu MB, DDR dua delapan ratus PC dua-enam empat ratus, TWIN duax, CL lima, Black Hide Spreader.
  • VGA Card da ( digita alliance ) Geforce tujuh tiga ratus GS.
  1. Keterangan :
  2. Nvidia Geforce tujuh tiga ratus GS, dua lima enam MB, DDR dua, Dual DVI, TV- Out, PCI e x enambelas.

Kamis, 10 September 2009

Setting BIOS Notebook IBM

  • Untuk melakukan pengaturan BIOS pada Notebook IBM, kita diminta untuk menekan tombol acces IBM.Jadi, ketika komputer baru saja dinyalakan tekan acces IBM.Maka muncul tampilan Startup Interrupt Utility.
  • Kemudian tekan F1.
  • Maka akan muncul IBM BIOS Setup Utility.Pada bagian ini, kita dapat mengetahui benar maupun palsunya IBM.Selain itu, kita dapat pula mengetahui Debug Processor yang terpasang, kecepatan, dan memory yang terpasang.

Langkah mengatur USB adalah sebagai berikut :

  • Pilih Config dengan menekan ENTER.
  • Pilih USB, maka akan muncul tampilan USB BIOS Support.
  • Pada bagian ini kita dapat melakukan pengaturan baik disable maupun enable.
Selain itu, pada bagian BIOS ini kita dapat melakukan beberapa pengaturan sebagai berikut :
  • Date/Time ( pengaturan waktu ).
  • Restart ( melakukan restart pada Notebook ).
  • Security ( melakukan pengamanan Notebook ).
  • Startup ( melakukan pengaturan pada saat Notebook menyala ).


Setting BIOS Notebook DELL

Untuk melakukan pengaturan BIOS pada Notebook DELL, kita diminta untuk Menekan Fdua sebagaimana petunjuk “Press F dua to ENTER SETUP” pada tampilan saat Notebook baru saja dinyalakan.

Pada bagian BIOS ini terdapat beberapa menu pengaturan sebagai berikut : Information, Main, Advanced, Security, Boot, dan Exit.

Information

Menu information ini meliputi :

  • Informasi processor yang terpasang
  • Kecepatan
  • Memory dan serinya.

Main

Menu Main ini meliputi :

  • System Time
  • System Date
  • Boot POST

Advanced

Menu Advanced ini meliputi :

  • Primary Master
  • USB Controller
  • Wireless

Security

Menu Security ini meliputi :

  • Pengaturan Password
  • Administrator Password
  • Primary Password

Boot

  • Menu Boot ini meliputi :
  • Pengaturan Boot Priority Password

Exit

Menu Exit ini meliputi :

  • Save Changes and Exit
  • Discard Changes and Exit
  • Load Factory Default
  • Load Last Saved
  • Values Save Changes


Setting BIOS Motherboard ( dua )

Dibawah ini adalah contoh pengaturan BIOS pada Motherboard.

  • Pada saat komputer tersebut dinyalakan maka akan muncul tampilan “Press DEL to enter SETUP”.Tekan DEL untuk masuk ke pengaturan BIOS.
  • Maka akan muncul tampilan Phoenix-AwardBIOS CMOS Setup Utility.

  • Pada tampilan BIOS ini terdapat beberapa menu pengaturan seperti :
  • Standard CMOS Features
  • Advanced BIOS Features
  • Advanced Chipset Features
  • Ingrated Peripherals
  • Power Managemen Setup
  • Pnp / PCI Configurations
  • PC Health Status
  • Miscellaneus Control
  • Load Optimized Default
  • Load Standard Defaults
  • Set Supervisor Password
  • Save and Exit Setup
  • Exit without Saving

Praktek Merakit Komputer

Tahapan dalam merakit komputer adalah sebagai berikut :


Persiapan

Pada tahap ini, dilakukan pengecekkan terhadap hardware-hardware yang akan kita pasang dalam sebuah komponen PC.


Test Hardware

Langkah selanjutnya adalah melakukan test pada hardware yang akan dipasang.


Pemasangan kabel-kabel

Pada tahap ini, dilakukan pemasangan kabel dalam rangkaian PC seperti : kabel lampu Hardisk, kabel USB, kabel Floppy Disc.

Memasang Komponen Hardware ke Cassing, selanjutnya menginstall windows.

Pengelompokkan Komputer

Pengelompokkan Komputer berdasarkan penggunaannya adalah sebagai berikut :


Kelas Performance ( Intel Core, AMD Athlon, enam empat FX dan Xdua ).

Digunakan untuk :

  • Video Editing Professional
  • Multimedia Maker
  • Games 3 Dimensi

Kelas Mainstream ( Intel Pentium D dan empat, AMD Athlon enam empat ).

Digunakan untuk :

  • Video Editing
  • Programming

Kelas Value ( Intel Celeron, AMD Sempron ).

Digunakan untuk :

  • Office
  • Entertain
  • Education


OPTICAL DISC DRIVE

Optical Disc Drive adalah komponen yang digunakan untuk membaca atau menulis media penyimpanan optical seperti CR ROM dan DVD ROM.

Pemasangan kabel data dan kabel power pada Optical Disc Drive adalah sebagai berikut :

  • Pastikan kabel dengan strip merah atau putih dipasang di dekat power.Apabila kabel data tidak mencukupi, kita dapat memparalel hardisk dan optical disc drive.Pengaturan pada master dan slave sangatlah penting.Apabila pada secondarynya dipasang dua buah hardisk berarti satu CD ROM master dan satu CD ROM slave.Sebaiknya pemasangan kabel hardisk dan CD ROM terpasang terpisah.

Jenis- jenis Port IDE yang terdapat di Motherboard adalah sebagai berikut :

  • Primary Master
  • Primary Slave
  • Secondary Master
  • Secondary Slave

Mengenal Software

Software adalah perangkat lunak dalam sebuah komponen PC.Software berfungsi sebagai piranti komunikasi manusia dengan komputer.

Klasifikasi Software

System Operasi

  • Microsoft Windows (98, Millenium, 2000, xp, Windows Vista ).
  • Linux.
  • Apple Macintosh
  • DOS ( Disc Operating System )
  • Driver ( Software untuk memaksimalkan penggunaan hardware yang terpasang di sebuah komponen PC ).

Program Aplikasi

  • Office (Microsoft Office, Start Office, Open Office, dll ).
  • Desktop Publisher ( Adobe Photoshop, Adobe In Design, Macromedia Freehand, dll ).
  • Multimedia Maker ( Macromedia Flash, Pinnacle Studio, Adobe Premier, dll ).
  • Program Developert ( Visual Basic, Turbo Delphi, Java, dll ).
  • Web Design ( Macromedia Dreamweaver, Microsoft Frontpage, Image Ready, dll ).
  • Utility ( Norman antivirus, Norton Ghost, Partition Magic, dll ).

Mengatur Password System

Pengaturan password system ini diharapkan dapat melindungi penggunaan komputer oleh orang asing sehingga pada saat komputer dinyalakan, computer akan meminta password.Pengaturan password system ini terdapat di BIOS.

Langkah melakukan pengaturan password system ini adalah sebagai berikut :

  • Press DEL to Enter SETUP ( tekan DEL untuk masuk ke BIOS ).
  • Maka akan muncul tampilan Phoenix-Award BIOS CMOS Setup Utility.
  • Pilih menu Main.
  • Pilih submenu Boot .
  • Selanjutnya pilih Security.
  • Maka akan muncul pilihan sebagai berikut :
  • Supervisor Password ( pengaturan password supervisor dan user ).
  • User Password ( pengaturan password user ).
  • Password Check.
  • Pilih Supervisor dengan menekan Enter.
  • Masukkan password pada Enter Password dan Confirm Password.
  • Pada Password Check pilih System.
  • Kemudian Komputer dinyalakan.
  • Lakukan pengaturan.Masuk BIOS.
  • Pilih Exit.
  • Pilih Exit and Save Changes.
  • Pilih Yes.


Kamis, 03 September 2009

Lupa Password System

Langkah melakukan pengaturan password system apabila lupa password adalah sebagai berikut :

  • Press DEL to Enter SETUP ( tekan DEL untuk masuk ke BIOS ).
  • Maka akan muncul tampilan Phoenix-Award BIOS CMOS Setup Utility.
  • Pilih Set Supervisor Password.
  • Masukkan password pada Enter Password dan Confirm Password.
  • Pilih Advanced BIOS Features.
  • Lakukan pengaturan pada Security Option pilih System.
  • Pilih Save and Exit Setup.
  • Tekan Enter dan pilih Yes.
  • Maka komputer akan melakukan restart.
  • Apabila lupa password, pergunakan fasilitas Clear BIOS yaitu fasilitas untuk mengembalikan setting BIOS ke standardnya atau pengaturan asli dari pabriknya.
  • Langkah untuk mengembalikan setting BIOS ke standardnya adalah sebagai berikut :
  • Komputer dimatikan.
  • Selanjutnya, pilih setting Clear BIOS pada Jumper Clear BIOS maupun dengan melepas Batery BIOS.
  • Komputer dinyalakan kembali.
  • Maka akan kembali ke pengaturan aslinya.


Konfigurasi BIOS

Pengaturan BIOS pada berbagai PC maupun Notebook pastinya meliki perbedaan.

Dibawah ini adalah contoh pengaturan BIOS pada Motherboard.

Setting BIOS Motherboard (satu)

Pada saat komputer tersebut dinyalakan maka akan muncul tampilan “Press DEL to enter SETUP”.Tekan DEL untuk masuk ke pengaturan BIOS.

Maka akan muncul tampilan BIOS.

Pada tampilan BIOS ini terdapat beberapa menu pengaturan seperti : Main, Advanced, Power, Boot, Exit.

Pada menu menu tersebut terdapat beberapa submenu untuk melakukan pengaturan pada BIOS.

Main

Submenu pada Main adalah sebagai berikut :

  • System Time ( pengaturan waktu )
  • System Date ( pengaturan tanggal )
  • Languange ( pengaturan bahasa )

Advanced

Submenu pada Advanced adalah sebagai berikut :

  • CPU Configuration
  • PCI PnP
  • On board Device Configuration
  • LAN Cable Status
  • Instant Music

Power

Submenu pada Power adalah sebagai berikut :

  • ACPI Suspend Type
  • ACPI APIC Support
  • APM Configuration
  • Hardware Monitor

Boot

Submenu pada Boot adalah sebagai berikut :

  • Boot Device Priority
  • Hard Disc Drives
  • CD ROM Drives
  • Security
  • BOOT Settings Configuration

Exit

Submenu pada Exit adalah sebagai berikut :

  • Exit and Save Changes
  • Exit and Discard Changes
  • Load Setup Default
  • Discard Changes

Hardisk

Hardisk berfungsi untuk menyimpan data dalam kapasitas besar.Hardisk harus diinstall pada system operasi.

Contoh Hardisk adalah sebagai berikut :

  • Hardisk PATA (IDE)
  • Hardisk SATA
  • Hardisk Notebook

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih Hardisk adalah sebagai berikut:

  • Port yang dimiliki ( PATA/IDE, SATA, SCSI ).
  • Kapasitas yang dimiliki (dua puluh, empat puluh, delapan puluh, seratus dua puluh GB ).
  • Kecepatan putaran cakram ( empat ribu dua ratus, lima ribu dua ratus, tujuh ribu dua ratus rpm ).
  • Pemasangan kabel data dan kabel Power Supply pada Hardisk SATA adalah sebagai berikut :
  • Pastikan pemasangan kabel dengan strip merah atau putih diletakkan dekat power.

DISPLAY OUTPUT

Beberapa contoh Display Output adalah sebagai berikut :

  • Monitor CRT ( Cathode Ray Tube )
  • Monitir LCD ( Liquid Crystal Display )
  • LCD Projector

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan Display Output adalah sebagai berikut :

  • LCD atau CRT ( Flat / Nonflat ).
  • Resolusi maksimum yang dimiliki ( delapan ratus x enam ratus, seribu dua puluh empat x tujuh enam delapan, satu dua delapan puluh x satu nol dua empat ).
  • Native Resolution.
  • Aspect Ratio ( pembanding lebar dan tinggi ) (empat : tiga dan satu enam : sembilan ).


Contoh Setting BIOS Notebook

Untuk melakukan pengaturan BIOS pada Notebook IBM, kita diminta untuk menekan tombol acces IBM.Jadi, ketika komputer baru saja dinyalakan tekan acces IBM.Maka muncul tampilan sebagai berikut :

Kemudian tekan F1.

Maka akan muncul IBM BIOS Setup Utility.Pada bagian ini, kita dapat mengetahui benar maupun palsunya IBM.Selain itu, kita dapat pula mengetahui Debug Processor yang terpasang, kecepatan, dan memory yang terpasang.

Langkah mengatur USB adalah sebagai berikut :

  • Pilih Config dengan menekan ENTER.
  • Pilih USB, maka akan muncul tampilan USB BIOS Support.
  • Pada bagian ini kita dapat melakukan pengaturan baik disable maupun enable.

  • Selain itu, pada bagian BIOS ini kita dapat melakukan beberapa pengaturan sebagai berikut :
  • Date/Time ( pengaturan waktu ).
  • Restart ( melakukan restart pada Notebook ).
  • Security ( melakukan pengamanan Notebook ).
  • Startup ( melakukan pengaturan pada saat Notebook menyala ).


UnInstall Components

Langkah untuk meng-uninstall Components adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Tandai Components yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus components.
  • Klik OK.
  • Kemudian pilih Menu.
  • Pilih Mainmenu.
  • Tandai menu yang ingin dihapus.
  • Pilih Trash.
  • Logout dan lihat perubahan yang telah terjadi.


UnInstall Modules dan Components

Langkah untuk meng-uninstall Modules adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Modules.
  • Tandai Modules yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus Modules.
  • Klik OK.
  • Kemudian meng-uninstall Components.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Tandai Components yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus components.
  • Klik OK.
  • Logout dan lihat perubahan yang telah terjadi.

Template Manager

Template (skin) adalah desain dengan tema tertentu.Template joomla ini dapat diganti dengan waktu yang singkat tanpa harus mengubah isi website tersebut.

Cara mengelola Tempale Manager adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Site, pilih Template Manager, pilih Site Templates.
  • Maka akan terlihat beberapa template.
  • Untuk menggunakan template dalam website tersebut, tandai template yang ingin digunakan selanjutnya pilih default.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi dalam website tersebut.


Template Chooser

Template Chooser adalah fasilitas yang disediakan website joomla bagi pengguna website tersebut untuk memilih template tanpa mengubah default website.

Cara mengelola Template Chooser adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Masuk ke Modules.
  • Lakukan pengeditan pada Template Chooser.
  • Masukkan nama pada tittle.
  • Lakukan pengaturan letak pada position.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.


Static Content (2)

Static Content biasanya digunakan pada situs yang tidak terlalu sering diubah.

Cara mengelola Static Content adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu content, kemudian pilih Static Content.
  • Klik New untuk membuat content baru.
  • Isilah tittle, tittle alias, dan text.
  • Atur parameters content.
  • Klik save.
  • Langkah selanjutnya membuat menu agar static content yang telah dibuat tadi dapat diakses.Cara membuat menu adalah sebagai berikut :
  • Pilih Menu, kemudian pilih Main menu.
  • Klik New untuk membuat menu baru.
  • Pilih Link Static Content.
  • Klik Next.
  • Pada Name isilah dengan nama menu.
  • Pilih Static Content yang ingin di-link.
  • Atur On Click Open.
  • Pada Parent Item pilih Top agar menu baru ini setara dengan menu home.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save dan Preview situs.


Static Content

Static Content biasanya digunakan pada situs yang tidak terlalu sering diubah, seperti pada profile.

Cara mengelola Static Content adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu content, kemudian pilih Static Content.
  • Klik New untuk membuat content baru.
  • Ketikkan halaman judul pada tittle dan tittle alias.
  • Pada text isilah dengan profil yang ingin ditampilkan dalam situs.
  • Atur parameters content.
  • Klik save.
  • Langkah selanjutnya membuat menu agar static content yang telah dibuat tadi dapat diakses.Cara membuat menu adalah sebagai berikut :
  • Pilih Menu, kemudian pilih Main menu.
  • Klik New untuk membuat menu baru.
  • Pilih Link Static Content.
  • Klik Next.
  • Pada Name isilah dengan nama menu.
  • Pilih Static Content yang ingin di-link.
  • Atur On Click Open.
  • Pada Parent Item pilih Top agar menu baru ini setara dengan menu home.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save dan Preview situs.


Search and Who’s Online

Search adalah fasilitas website joomla yang digunakan sebagai fasilitas pencarian sedangkan Who’s Online adalah fasilitas website joomla yang berfungsi untuk mengetahui jumlah pengguna website.

Cara mengelola Search dan Who’s Online adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Edit Module Who’s Online
  • Isilah judul module pada title.
  • Pada Position, aturlah posisi letaknya.
  • Pada Module Other aturlah urutan Module.
  • Pada published pilih yes.
  • Pada display aturlah sesuai dengan apa yang dikehendaki.
  • Klik Save.
  • Edit Module Search.
  • Edit Module Who’s Online
  • Isilah judul module pada title.
  • Pada Position, aturlah posisi letaknya.
  • Pada published pilih yes.
  • Pilih yes pada fasilitas tombol (Search Button).
  • Pilih position button.
  • Atur label tombol pada button text.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs tersebut.

Polling

Polling adalah fasilitas tambahan dari website joomla yang berfungsi untuk jejak pendapat suatu topic atau masalah.

Cara mengelola Polling adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Masuk ke Modules.
  • Pilih menu Site Modules.
  • Lakukan pengeditan pada module Polls.
  • Masukkan nama pada tittle.
  • Lakukan pengaturan letak pada position.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save.
  • Langkah selanjutnya adalah pilih menu Components.
  • Pilih Polls.
  • Klik New untuk membuat polls baru.
  • Aturlah isi polling yang ingin dibuat.
  • Pada tittle isikan pernyataan.
  • Aturlah option yang akan digunakan sebagai alternative jawaban.
  • Klik Save.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.

Cara mengatur letak Polls adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Modules.
  • Pilih Site Modules.
  • Atur letak Modules dengan menekan Move Up dan Move Down.


Mendapatkan Template, Component,dan Module Joomla dari Internet

Template, Component,dan Module Joomla dapat diambil dari Internet kemudian untuk menggunakannya dalam sebuah situs joomla hanya perlu dilakukan peginstallan.

Misalnya pada situs extensions.joomla.org.

Didalam situs pendukung perkembangan joomla tersebut telah terdapat berbagai macam fasilitas pembuatan situs.Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Admin Tools adalah fasilitas tambahan yang terdapat pada halaman administrasi.
  • Content dan News adalah fasilitas tambahan sebuah situs untuk berita.
  • e-Commerce adalah fasilitas tambahan berupa chart,catalog produk ,dll.
  • Languanges.
  • Miscellaneous.
  • Search dan Indexing.
  • Banner Ads dan Affiliates.

Fasilitas-fasilitas tersebut dapat berupa Component maupun Module.File hasil download akan menyertakan dokumentasi atau readme.

Website mambohut.com adalah website yang menyediakan template gratis.Maupun dengan menggunakan search engine google untuk melakukan download Component maupun Module yang lebih variatif dengan menggunakan kata kunci sebagai berikut joomla template, component, module,dll.

Copy situs contoh joomla dari CD belajar

Untuk dapat mengcopy contoh situs joomla ini, maka perlu mengcopy folder-folder yang mendukung databasenya.

Langkah mengcopy contoh situs joomla yang bernama Joomla2 adalah sebagai berikut:

  • Copy folder Joomla2 ke C:\ Program Files\ xampp \ htdocs.
  • Selanjutnya buat database baru dan lakukan input data.
  • Dengan cara menuliskan localhost/phpmyadmin pada browser.
  • Kemudian buat database baru gengan nama joomla2.
  • Klik Ciptakan.
  • Selanjutnya klik Import untuk mengimport database.
  • Import file yang bernama joomla2.sql.
  • Klik Go.
  • Maka website sudah memiliki table-tabel yang tersedia.
  • Lihat situs dengan menuliskan localhost/joomla2.
  • Jika masih dalam status offline, masuklah ke folder joomla2 selanjutnya buka file configuration.php.
  • Ganti nama database dengan joomla2.
  • Kemudian refresh situs tersebut.