Selasa, 20 September 2011

ketika nalar tak dapat berfikir dan ketika hati tak dapat merasa

ku tulis cerita ini hanya untuk mencurahkan segala rasa di hati dan hanya untuk meluapkan marah yang sudah tak dapat terkendalai

andai dia dapat membaca sebuah coretanku ini betapa bahagiannya hatiku :(

namun itu hanya sebuah angan yang tak dapat terwujud, kebimbangan yang datang silih berganti hanya mampu menyesakkan hati ini.

ketika semua tak ada yang cocok untuk hati dan fikiran ini hanya satu yang kurindu yaitu rahmat-Mu Ya Allah


Kamis, 19 Agustus 2010

Filter Cahaya

Filter Cahaya

Perlu diperhatikan bahwa warna benda transparan (misalnya filter cahaya), sangat bergantung pada warna cahaya yang diteruskan. Sedangkan pada warna benda tidak transparan (seperti batu, daun dan lainnya) tergantung pada warna yang dipantulkan. Jadi filter cahaya juga berfungsi sebagai penerus warna-warna tertentu.





Teknik Pencahayaan

Teknik Pencahayaan

1. Fungsi Pencahayaan
Dalam kehidupan sehari-hari cahaya berfungsi membantu identifikasi objek oleh indra penglihatan/mata. Di bidang sinematografi pencahayaan memiliki fungsi fungsi berikut:
- menyinari obyek yang akan berhadapan dengan camera,
- menciptakan gambar yang artistik,
- membuat efek khusus,
- menghilangkan bayangan yang tidak perlu / mengganggu.

2. Jenis Cahaya
Penjeniasan cahaya pada sinematografi dan fotografi didasarkan pada fungsi pencahayaan tersebut. Berdasarkan fungsinya jenis cahaya terdiri atas (1) cahaya kunci/cahaya utama (key light), (2) cahaya pengisi (fill light), dan (3) cahaya belakang (back light).

Key light adalah cahaya yang lengsung mengenai objek dan bersifat dominan. Kebanyakan key light searah dengan kamera. Untuk tujuan menciptakan efek tertentu key light dapat ditempatkan di samping kamera sehingga cahaya mengenai sebagian objek.

Fill light adalah cahaya yang berfungsi mengisi. Key light yang mengenai salah satu sisi menimbulkan bayangan di sisi lain. Fill light berfungsi menimpa/menghilangkan bayangan key light. Fill Light juga berfungsi meratakan intensitas sinar pada ruangan. Jumlah fill light biasanya lebih dari satu disesuaikan dengan kebutuhan penghilangan bayangan. Back Light berasal dari belakang obyek, dan biasanya digunakan sebagai pembentuk gambar artistik dan memperkuat kesan (siluet, angker, misterius).

TATA CAHAYA

Dalam seni pertunjukan, tata cahaya berada dalam disiplin teknik produksi bersama dengan tata pentas, kriya panggung (stage craft) dan hal hal lain yang bersifat sebagai pendukung visual suatu pergelarlan.dalam perkembangan seni pertunjukan di Indonesia teknik produksi belum mendapat perhatian yang cukup bahkan dalam pendidikan kesenianpun tidakada jurusan yang membuka peminatan teknik produksi tersebut.

Dengan semakin banyaknya festival-festival seni pertunjukan diberbagai kota maka kebutuhan untuk mengemas pertunjukan menjadi sesuatu yang menarik dan lain dari penyajian kelompok lain, maka kebutuhan pemahaman teknik produksi tumbuh. Namun seringkali tumbuh kembangnya seni pertunjukan tidak seiring dengan berkembangnya gedung pertunjukan. Akustik ruangan, penataan cahaya dan tata teknik pentasnya seringkali tak memenuhi persyaratan minimal untuk suatu pertunjukan.

Dalam situasi seperti itulah para pekerja dibelakang panggung merekayasa agar pertunjukan menjadi sesuau yang berarti dan punya sumbangan dalam perkebangan seni pertunjukun.

Studi-studi yang dilakukan oleh para pekerja belakang panggung pada umumnya dilakukan sendiri oleh para pelaku itu sendiri atau bersama-sama dengan kelompoknya atau kalau beruntung bisa mengikuti lokakarya-lokakarya yang diadakan oleh lembaga-lembaga kesenian yang punya pehatiandan keprihatinan terhadap perkembangan dunia seni pertunjukan.

Seorang penata cahaya disamping harus studi tentang teks, koreografi dan seni visual yang lain harus memahami tentang aspek teknik dari peralatan-peralatan yang akan menjadi media ekspresinya dan memahami karakter dari bentuk panggung dan auditoriumnya. Pemahaman teks bisa dipahami dengan mempelajari sejarah dan genre dari gaya pertunjukkannya. (buku-buku Yacob Sumarjo, Asrul Sani, Rendra, PW, NR, KA, dll). Pemahaman tentang tata teknik pentas dan teknik menggambar dapat dibantu dengan penguasaan komputer (Beamlight, Write Light, Daslight, Corel, CAD, Vector Work, wyswyg).

STUDI TEKSTUAL

Mempelajari naskah naskah drama, puisi, cerpen dan prosa. Sasarannya adalah melatih kepekaan untuk melihat yang tersirat dalam teks itu, tangkas menyusun plot dan menemukan berbagai perubahan susasana, ruang, pikiran-pikiran para tokohnya dan menjalin struktur dramatiknya.

Dengan mempelajari latar belakang penulisnya maka akan ditemukan visi dari penulisnya yang bersangkutan. Karena inti dari penataan cahaya adalah membangun atmosfere bagi para tokoh yang sedang menghidupkan pentas. Tentu saja dalam hal ini diskusi dengan sutradara dan para pekerja artistik yang lain seperti penata set, dll menjadi suatu keharusan. Keputusan terahkir adalah pada sutradara.

STUDI PENTAS DAN AUDITORIUM

Karakter dari pentas amat bergantung pada auditoriumnya dan masing masing pentas mempunyai aura yang amat spesifik. Secara umum dapat dibagi menjadi 3 bentuk yang berbeda, yaitu:

1. Pentas Proscenium

Bentuk pentas dimana penonton dengan pentasnya dipisahkan oleh orkestra pit dan penonton melihat dari satu arah saja. Pentasnya diberi frame seperti kamar yang dinding keempatnya dibuka. (Wayang Orang, Kethoprak)

1. Pentas Arena.

Bentuk pentas dimana pentas dan penontonnya berada dalam satu atap. Penonton melihat pentas dari berbagai sisi yang pada umumnya 3 sisi. Variasinya amat banyak seperti tapal kuda, lingkaran (theatre in round) dll.

1. Trust

Gabungan antara pentas proscenium dengan teater arena. ( Sasono Langen Budoyo).

Dari sekian banyak variasi pentas, prosceniumlah yang palik banyak memerlukan peralatan pendukung untuk membuat para penyaji betul-betul menjadi pusat perhatian para penontonnya.

STUDI TATA CAHAYA.

Studi utama dari penataan cahaya adalah alam beserta seluruh isinya. Karena penataan cahaya diatas pentas adalah peniruan dari apa yang terjadi di alam semesta raya ini. Dari sumber cahayanyadapatlah dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Cahaya Langsung

Cahaya yang berasal dari matahari dengan segala pantulannya.

1. Cahaya Tak Langsung

Cahaya yang berasal dari bulan dengan segala macam pantulannya.

Aplikasi dari sumber pencahayaan alam tersebut diatas pentas menjadi sebagai berikut:

- Key Light

Cahaya utama yang berasal dari lampu-lampu type profile, lekolite maupun ellipsoidale. Karakter cahayanya tajam dengan pendaran cahaya yang dapat dibuat amat tajam maupun menyebar karena adanya lensa planno convex yang dapat diatur jaraknya dengan sumber cahaya. Biasanya digunakan untuk mencahayai wilayah yang khusus dan pemakaian yang spesial.

- Fill Light

Cahaya pengisi yang berasal dari lampu-lampu fresnell dan flood. Karakter cahayanya lembut dan merata dari pusat hingga pinggir, karena sumber cahayanya dipecah oleh lensa sperikel, namun cahayanya dapat dipusatkan maupun disebar dengan mengatur jarak lensanya dengan sumber cahayanya. Biasanya digunakan untuk mendapatkan suasana dengan menyiram panggung dengan warna- warna hangat maupun dingin.

Untuk mencapai hasil yang maksimal tentang system tata cahaya, penata cahaya harus mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai sistem jaringan listrik dan sgala aturan keselamatan pemasangan listrik.

Distribusi cahaya menjadi bagian yang penting dalam perencanaan tata cahaya agar seluruh wilayah permainan dapat tercahayai, sehingga perubahan gerak dan ekspresi wajah dapat diamati oleh penonton dengan baik. Melihat posisinya terhadap pentas, maka pencahayaan dapat dibagi menjadi:

- Front Light

Cahaya yang berasal dari depan pentas yang bertujuan untuk membuat wajah dapat terlihat dari penonton. Jarak sumber cahaya dan objek cukup jauh maka diperlukan profile, lekollite, ellipsoidale agar cahaya dapat dikendalikan, karena dengan menggunakan shutter cahaya yang menerpa dinding proscenium dapat dihilangkan

- Over Head

Cahaya berasal dari atas kepala pemain dengan tujuan mencahayai area panggung dari atas. Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahaya tegak lurus diatas kepala pemain (downlight) meskipun beresiko bohlam menjadi lebih mudah putus oleh panas yang tidak tersalur akibat posisi tersebut. Karena jarak yang tidak terlalu jauh,type Fresnell dan Plano Convex (PC) menjadi pilihan. Namun karena pertimbangan ekonomis PAR CAN Medium menjadi alternatif.

Down Light

Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahay tegak lurus diatas kepala pemain, meskipun beresiko bohlam menjadi lebih mudah putus oleh panas yang tak tersalur akibat posisi tersebut. PC, Fresnell dan Lekolite menjadi pilihan, namun PAR CAN Very Nerrow dapat menjadi alternatifnya.

- Back Light

Cahaya yang berasal dari belakang pemain yang membuat bagian atas pemain menjadi lebih terang dibanding bagian lain, dengan demikian pemain seakan-akan tidak menempel dengan backdrop. Fresnell dan PAR Can Medium menjadi pilihannya.

- Side Light

Cahaya berasal dari damping yang berguna mencahayai sisi kiri atau kanan pemain. Cahaya ini amat dibutuhkan untuk karya tari utamanya balet karena banyak gerakan angkat kaki dan lompat.

- Cyclorama

Cahaya yang lembut dari atas (upper horizone) dan dari lantai panggung ( lower horizone) yang berfungsi memberikan cakrawala dan perubahan-perubahan suasana. Flood dan Striplight dengan berbagai variasinya menjadi pilihan.

Setelah melakukan riset atas kebutuhan artistik yang dikehendaki sutradara dan melakukan pendataan atas pentas yang akan digunakan untuk pertunjukan, mengamati latihan, mengukur lamanya perubahan dari satu adegan yang lain maka mulailah pekerjaan mendesain light plot. ( Denah panggung, lighting template, Vector Work, CorelDraw, CAD, Daslight dll)

Hasil Kerja penata cahaya (paper work) berupa:

Light Plot:

Berupa gambar penempatan posisi lampu, type, no channel/dimmer, warna dan arah lampu, jarak.

Hook Up Channel:

Berupa list yang memberi informasi no channel.

Instrument Schedule:

Berupa list yang memuat informasi penempatan dan type lampu.

Magic Sheet:

Berupa List yang memberi informasi kelompok warna, area dan no channel guna memudahkan ketika membuat Cue Sheet.

Cue Sheet:

Berupa list yang memuat daftar no channel, intensitas dan lamanya perubahan tiap tiap cue.

Pelaksanaan persiapan pementasan biasanya diatur jadwalnya ole Stage Manager (SM), biasanya urutannya adalah pemasangan set, penataan lampu dan penataan suara. Seringkali nyaris dilakukan bersamaan karena masa persiapan yang amat singkat. Tangan dingin dan keceriaan serta ketegasan SM akan membuat situasi ini menjadi mudah.

Tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh team tata cahaya setelah berkoordinasi dengan SM grup maupun SM dari gedung yng bersangkutan adalah sebagai berikut:

Instalasi:

Pekerjaan menggantung lampu sesuai type dan posisinya, memasang instalasi sesuai no chanell yang dikehendaki.

Trim:

Menempatkan posisi lampu (batten) pada ketinggian yang dikehendaki.

Channel List:

Mencek no channel apakah sudah sesuai dengan hook up.

Focusing:

Mengarahkan cahaya ke area yang dikehendaki sekaligus memasang filter lampu.

Plotting:

Menyusun lighting cue bersama dengan para pemain dan sutradara agar area, suasana, intesitas sesuai dengan kehendak sutradara. Pada proses ini seringkali terjadi proses diskusi yang amat seru sehingga memakan waktu yang lama.

Dry Rehearsal:

Latihan seluruh aspek teknik yang diperlukan dalam pertunjukan, pergantian set, perubahan lampu dan efek-efek suara dipandu oleh SM namun tanpa pemain. Seringkali disebut juga Technical Rehearsal.

Dress Rehearsal

Latihan lengkap seluruh aspek pemanggungan, pemain dengan make up dan busana lengkap dari awal hingga ahkir. Seringkali gladi ini dijual kepada publik dengan harga yang lebih murah dari hari pertunjukannya, juga untuk keluarga para pemain dan wartawan untuk melihat bagaimana respon penonton. Komando dilakukan oleh SM beserta para crew yang sudah terbagi sesuai tanggung jawab yang diberikan.

Dasar-dasar Tehnik Pencahayaan Studio

Dasar-dasar Tehnik Pencahayaan Studio

Teknik Pencahayaan Studio

Penerapan teknis pencahayaan di studio memiliki beberapa keterbatasan. meskipun demikian, anda harus dapat membuat lighting pada subjek foto seolah2 sumber cahaya y di pakai merupakan yang alami. Tetapi walau bagaimana pun teknis lighting yg dipakai tetap harus mengikuti teori cahaya dan pencahayaan. Pada dasarnya, pencahayaan di studio dapat memanfaatkan sinar jendela (Window Lighting) dan menggunakan cahaya buatan, saat ini yang akan di bahas adalah pencahayaan Window Lighting.
Tehnik Window lighting termasuk tehnik yg paling digemari karena lebih alami, Rembrandt van Ryn salah seorang pelukis asal Belanda adalah salah seorang yg sangat cermat memperhatikan arah datangnya cahaya dan banyak melukis dengan sudut datang cahaya sekitar 45 derajat dari belakang atau 90 derajat dari samping.
Dalam fotografi untuk menghasilkan efek cahaya rembrandt dengan memanfaatkan sinar dari jendela, untuk membatasi cahaya yg masuk digunakan tirai sebagai pemotong cahaya.

Kelebihan dan kekurangan window lighting

Teknik pencahayaan window lighting adalah teknik pencahayaan yang praktis dan mudah di banding penggunaan lighting lainnya, namun demikian ada kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan teknik window lighting.
berikut kelebihan dari pencahayaan window lighting:
Foto yang dihasilkan menghasilkan/menampilkan cahaya yg lebih natural
Lokasi pemotretan dapat dilakukan dimana saja selama ruangan memiliki jendela dan matahari masih bersinar
Pemotretan yang dilakukan di dalam ruangan memberikan rasa nyaman. Model tidak merasa terganggu dengan peralatan lampu dan cahaya lampu flash, sehingga foto terlihat dinamis dan tidak kaku.
Peralatan yang di butuhkan relatif sedikit.

namun demikian ada beberapa kekurangan dari tehnik ini antara lain:
Fotografer harus mengantisipasi keadaan cuaca yg berubah2, matahari yg bersinar tiba2 tertutup mendung atau tiba2 turun hujan.
Waktu pemotretan terbatas karena tergantung kondisi cahaya matahari
Jumlah model yang dipotret terbatas karena menghindari cahaya yg tidak merata dan detail foto yg tidak sempurna, semakin banyak jumlah model membutuhkan jendela yg cukup besar.

Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan ketika melakukan tehnik window lighting,
Tinggi kamera letak kamera sebaiknya setinggi mata model atau paling tinggi setinggi dahi model karena jika terlalu rendah maka lubang hidung dan hidung akan terlihat kurang mancung. Demikian juga jika kamera terlalu tinggi maka dahi akan tampak lebar dan dagu mengecil. namun pada prinsipnya posisi kamera lebih rendah ato tinggi akan menghasilkan distorsi, distorsi akan berkurang jika menggunakan lensa dengan panjang focal 80-135mm.
Pengukuran Cahaya untuk menghindari bagian2 yang under dan over exposure, pengukuran cahaya dilakukan pada bagian yang terkena cahaya, terutama bagian wajah model, ada baiknya metering pencahayaan dinaikan 1/3 sampai 1/2 stop dari pengukuran cahaya sebenarnya agar ekposure yang di inginkan bisa diperoleh, namun hal ini tidak menjadi patokan tergantung ISO yg digunakan.
Arah Cahaya Cahaya matahari yang datang dari Utara (northlight) merupakan cahaya yg paling tepat untuk tehnik ini dibandingkan cahaya yg datang dari arah lain. Cahaya yg datang dari arah ini menghasilkan efek pencahayaan yg konsisten, soft, dan dapat digunakan sepanjang hari.
Posisi Model dan Background Jauh dekatnya objek dengan jendela dapat mempengaruhi tampilan pada background. jika model lebih dekat dengan jendela maka akan dihasilkan bayangan pada wajah yg lembut dengan background yang terlihat gelap, jika model jauh dari jendela maka efek pada model akan terlihat lebih keras dengan background yg terlihat terang. Disini pengaturan pose model harus diperhatikan untuk bisa menonjolkan karakter dari model tersebut.

Pencahayaan dengan menggunakan Peralatan Studio

Sebelumnya telah dibahas tehnik pencahayaan dengan menggunakan pencahayaan alami yaitu sinar matahari, saat ini yang akan di bahas adalah pencahayaan dengan cahaya buatan yaitu dengan menggunakan lampu studio. Dasar dari dari pencahayaan studio sbenarnya mengacu pada sifat cahaya matahari, yaitu arah cahaya yang ditimbulkan harus searah sehingga bayangan yang timbul hanya satu, seperti sifat cahaya dari matahari.

1. Pencahayaan dengan menggunakan satu sumber cahaya.

Seorang fotografer hendaknya tidak terkendala oleh keterbatasan alat untuk berkreasi, Seorang fotografer sebaiknya memiliki konsep sebelum memulai pemotretan di studio agar ia dapat memanfaatkan satu sumber cahaya. Pengetahuannya mengenai cahaya dan karakteristiknya dari sumber cahaya yang digunakan sangat penting dalam membantu fotografer dalam menghasilkan karya yang di inginkan. Metode penggunaan satu sumber cahaya umumnya digunakan untuk membuat foto portrait dengan maksud untuk menampilkan karakter atau profil yang baik.

Pemanfaatan satu sumber cahaya secara maksimal dapat dilakukan dengan menggunakan aksesori yang terdapat di sekitar, seperti kertas kalkir atau dengan mengubah posisi sumber cahaya terhadap terhadap objek, Dibutuhkan kecermatan untuk menentukan posisi pencahayaan terbaik yang dapat menampilkan objek secara tepat dan menarik.

a. Paramount/Hollywood/Butterfly

Pencahayaan jenis ini sering dipakai di Hollywood pada era tahun 1940-1950an, efek yang ditimbulkan oleh tehnik ini adalah bayangan yang mengikuti garis bawah lubang hidung dan jika diamati akan memiliki bentuk seperti bentuk kupu-kupu.

Tehnik pencahayaan untuk mendapatkan bayangan tadi diambil dengan menggunakan lampu yang di arahkan tepat di depan model pada posisi yang lebih tinggi. Efek ini akan terlihat jelas pada sesorang yang memiliki struktur wajah yang bagus atau sempurna, Umumnya pemotretan jenis Fashion/Beauty lebih cocok dengan pencahayaan jenis ini.



b. Loop

Efek yang didapat dari teknik pencahayaan ini adalah timbul bayangan di salah satu sisi samping lubang hidung. Bisa berada di sisi sebelah kiri atau sisi sebelah kanan sesuai dengan letak lampu yang di arahkan ke model. Pencahayaan ini mudah diunakan untuk pemotretan keluarga besar atau perorangan.



c. Rembrandt

Seperti pada pembahasan pencahayaan Rembrandt dengan Window Lighting, selanjutnya ide ini diikuti oleh para fotografer dengan meletakan posisi lampu agak tinggi dari objeknya ( dapat disebelah kiri atau kanan objek). Efek yang didapat adalah bayangan segitiga yang terdapat pada bagian wajah mata disalah satu sisi wajah. Pencahayaan ini biasanya digunakan fotografer yang ingin menampilkan sebuah potret yang menonjolkan nilai artistik.



d. Split

Tehnik ini menonjolkan sebuah foto yang lebih tertuju pada nilai artistiknya. Efek yang dihasilkan berupa bayangan pada wajah yang terlihat setengah gelap dan setengah terang. Posisi lampu diarahkan tepat disamping kiri atau kanan dan searah dengan model. Biasanya kesempurnaan Split ini akan terlihat pada karakter wajah yang memiliki kulit putih dan struktur hidung yang bagus.

Peralatan tata cahaya untuk foto dan video

Mengenal Peralatan dan perlengkapan Studio Foto

Mengenal Peralatan dan perlengkapan Studio Foto

1. Ruang Studio

Luas ukuran minimal dari studio foto tergantung dari jenis foto apa yang akan dihasilkan, jika hanya Pas foto tentu saja tidak memerlukan ruang studio yang luas seperti pada foo keluarga aau grup yang memerlukan ruangan yang besar. Jadi tidak ada ukuran maksimal atau minimal dari studio tersebut.

Pada tahap awal studio dapat berukuran 3 x 4 m atau 4 x 6 m pertimbangannya menyangkut perlengkapan yang harus disimpan seperti kamera, lampu background dan lain-lain.



2. Kamera dan Lensa

Ada tiga jenis kamera saat melakukan pemotretan di studio, yaitu kamera format kecil yg biasa disebut kamera 35mm, kamera medium format dan kamera format besar. Setiap kamera memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk pemotretan portrait, biasanya digunakan kamera format medium, sedangkan pemotretan still life memakai kamera format besar. Akan tetapi bukan berarti kamera format kecil atau kamera 35mm tidak dapat digunakan untuk pemotretan studio. Saat ini sudah banyak studio foto yang memakai kamera dengan format 35mm untuk pemotretan portrait di studio.

Digital kamera format 35mm








Digital Medium Format


Digital Large format 200 mega pixel

3. Cable Release

Fungsi dari alat ini adalah sebagai pengganti tombol pelepas rana. Alat ini akan memudahkan fotografer ketika menekan tombol pelepas rana sehingga mengurangi risiko bergoyangnya kamera (shake) terutama pade pemotretan dengan kecepatan rana rendah atau bulb.

Cable Release

4. Electronic Flash Head

Electronic Flash Head atau lampu flash studio adalah lampu yang menyalurkan gas seketika dan memproduksi cahaya berdurasi singkat.

Lampu Flash Studio








5. Kabel Sinkronisasi

Kabel ini berfungsi sebagai pemicu agar lampu studio menyala yang mana kabel ini menghubungkan kamera dengan lampu studio.

Kabel Syncro

6. Triger dan receiver

Alat ini dipasang di kamera dan lampu studio agar lampu studio bias menyala saat tombol rana kamera ditekan, pemasangan alat ini dimaksudkan agar fotografer dapat leluasa bergerak tanpa direpotkan oleh kabel sinkronisasi yang terpasang dikamera.

Triger dan Receiver


7. Alat Pengukur Cahaya/Flash Meter / Light meter

Alat ini mengukur cahaya yang dikeluarkan oleh lampu studio dan digunakan untuk menentukan bukaan diafragma yang seharusnya di pakai dikamera, Sebelum menggunakan alat ini dilakukan penyetelan kecepatan rana dan iso yang digunakan

Flash Meter

8. Alat pengukur Suhu warna / Color Meter

Untuk mengetahui suhu warna/white balance yang tepat dari sumber cahaya yang digunakan pada saat pemotretan berlangsung digunakan alat pengukur suhu warna atau color meter. Alat ini menginformasikan mengenai tinggi rendahnya suhu warna sehingga bias didapat nilai dari white balance yang akan disetting di kamera atau penggunaan filter warna yang tepat untuk kamera.

Suhu warna atau white balance dari lampu studio yang masih baru biasanya berkisar 5500 Kelvin atau lebih sehingga hasil yang didapat menjadi kebiru-biruan dan seiring dengan pemakaian dari lampu flash studio tersebut suhu warna berangsur-angsur turun hingga bisa mencapai 4300 Kelvin dan menjadi kekuning-kuningan. Dengan alat pengukur suhu warna tersebut maka akan bisa didapat suhu warna yang tepat.

Color Meter


9. Standar Reflektor

Biasanya setiap pembelian lampu flash studio dillengkapi dengan standar reflector yang menghasilkan cahaya yang langsung dan keras.

Standar Reflektor

10. Reflektor

Reflektor digunakan untuk memberikan cahaya tambahan yang merupakan pantulan dari cahaya utama, reflector dipasaran terdiri dari 3 warna yaitu putih, perak dan emas dimana masing-masing warna mempunyai karakter dari pentulannya tersebut.

Reflektor

11. Payung Studio

Payung Studio digunakan untuk menghasilkan efek bayangan yang lebih halus serta pancaran cahaya yang lebih luas di bandingkan dengan standar reflector. Alat ini sangat efektif digunakan pada pemotretan yang membutuhkan cakupan area cahaya yang luas, namun dibanding dengan standar reflector pancaran cahaya dari payung ini lebih sulit di arahkan.

White Convertible Umbrella



Shoot Throught Umbrella/Transparance Umbrella


Silver Umbrella

12. Softbox

Softbox digunakan untuk menghasilkan efek cahaya yang lebih halus lagi dibandingkan dengan payung, cahaya yang dihasilkan lebih terarah karena cakupan cahaya yang dihasilkan softbox lebih terbatas, ukuran softbox juga mempengaruhi hasil yang didapat, semakin besar ukuran softbox akan semakin lembut cahaya yang dihasilkan. Softbox dapat menghasilkan efek bayangan persegi pada mata model.

Softbox

13. Octo Dome

Octo Dome sama seperti Softbox menghasilkan efek cahaya yang lebih halus dan cahaya yang terarah, selain itu octodome menghasilkan efek bayangan segi delapan pada pupil mata model.

Octodome

14. Snoot

Snoot digunakan untuk mengarahkan pencahayaan ke bagian tertentu saja agar mendapatkan efek spot, Alat ini biasanya digunakan di diatas dan dibelakang objek untuk menyinari rambut sehingga objek terpisah dengan latar belakang. misalnya untuk Hairlight

Snoot

Syarat pencahayaan

Pencahayaan alami dan buatan


1. TUJUAN
Standar ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman tentang penyediaan dan pemeliharaan kondisi pencahayaan yang baik, memadai dan sesuai dengan pekerjaan atau tugas yang sedang dilaksanakan.

2. CAKUPAN
Standar ini berlaku di semua area kerja Perusahaan Privatisasi dan Kontraktor Independen yang bekerja di dalam wilayah kontrak karya.

3. STANDAR KINERJA

3.1 Survei pencahayaan di semua area kerja/operasi akan dilakukan untuk
menentukan apakah pencahayaannya memadai. Semua survei dasar akan dilakukan oleh Bagian Higina Industri Departemen K3.

3.2 Rekomendasi hasil survei pencahayaan ditindaklanjuti dan bukti tindakan
rekomendasi diserahkan pada waktunya ke Bagian Higina Industri Departemen K3.

3.3 Survei ulang dilakukan bila telah terjadi perubahan untuk memastikan
kepatuhan terhadap rekomendasi. Permintaan survei ulang dilaksanakan oleh Bagian Higina Industri Departemen K3.

3.4 Inspeksi dan program pemeliharaan yang sesuai dibuat oleh masing-
masing Pemilik Area untuk memastikan bahwa fasilitas pencahayaan dalam kondisi memadai setiap waktu. Setiap area akan diperiksa paling kurang sekali setahun, dimana kerusakan dicatat dalam logbook atau media inspeksi lain.

3.5 Bila terdapat perubahan signifikan, baik berkurangnya pencahayaan
berdasarkan hasil survei atau karena adanya perubahan dalam bangunan, struktur, atau proses harus dilaporkan oleh Pemilik Area ke Bagian Higina Industri Departemen K3 untuk disurvei ulang.

3.6 Iluminasi memadai untuk kondisi kerja selamat disediakan di semua lantai
bangunan, koridor, jalan gang,, jalan tangga, panel saklar, area bongkar- muat, lokasi pembuangan, serta semua area kerja.

3.7 Lampu kepala perorangan (individual cap lamp) harus dibawa oleh semua
orang yang memasuki tambang bawah tanah guna pencahayaan serta area sekitar yang memerlukan.

3.8 Sistem pencahayaan harus diinspeksi, dibersihkan dan dirawat secara
teratur

3.9 Pencahayaan darurat harus tersedia di tempat-tempat seperti ruang saklar,
ruang kontrol, lokasi bongkar-muat, tempat bukaan (opening) sebagaimana ditetapkan dalam persyaratan.

3.10 Semua pencahayaan untuk lokasi-lokasi yang berbahaya seperti tempat
penyimpanan bahan bakar, stasiun pengisian bahan bakar, pabrik asetilin dan sebagainya harus memenuhi standar ANSI/NFPA 70/NEC.

3.11 Lampu-lampu portabel harus disediakan dalam jumlah cukup untuk
kebutuhan inspeksi dan pemeriksaan di area-area dimana tidak terdapat pencahayaan tetap/permanen. (Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi RI No. 555: Pasal 101).

4. STANDAR AKUNTABILITAS

4.1. Komite Pengarah K3LLP

• Mengkaji ulang dan mengesahkan standar-standar dan memeriksa ulang sebagaimana diatur.

• Bersama bagian-bagian terkait yang lain memastikan bahwa semua standar diimplementasikan di seluruh area kontrak karya.

4.2. Bagian Higina Industri – Departemen K3

• Memberikan saran tentang syarat-syarat pencahayaan standar serta sumberdaya berkenaan dengan peralatan dan personel untuk melaksanakan survei pencahayaan.

• Melaksanakan survei pencahayaan di semua area di dalam Kontrak Karya.

• Melaksanakan survei pencahayaan ulang sebagaimana diminta.

4.3. Kepala Divisi/Departmen

• Berkonsultasi dengan Departemen K3 mengenai kebutuhan survei dan survei ulang pencahayaan.

• Menyediakan sumber daya memadai selain surveyor pencahayaan demi efektivitas implementasi standar pencahayaan

• Memastikan adanya sistem pelaksanaan inspeksi dan pemeliharaan pencahayaan di area tanggungjawabnya.

4.4. Pemilik Area

• Memastikan agar pencahayaan yang memadai tersedia di semua area dengan cara memasang, memelihara, menginspeksi, memperbaiki, membersihkan, dan mengganti sebagaimana diperlukan.

• Memastikan persyaratan pencahayaan dipertimbangkan ketika melakukan evaluasi tugas/pekerjaan baru.

• Melaporkan kepada Bagian Higina Industri Departemen K3 apabila terdapat perubahan berarti dalam pencahayaan, baik berkurangnya pencahayaan karena hasil survei atau survei ulang atau akibat perubahan dalam bangunan, struktur atau proses yang mempengaruhi pencahayaan.

4.5. Pengawas Lini Depan

• Memasukkan inspeksi pencahayaan dalam program inspeksi harianmereka, memperbaiki dan mengganti lampu-lampu yang hilang atau rusak.

• Memastikan bahwa persyaratan pencahayaan dipertimbangkan dalam mengevaluasi tugas-tugas/pekerjaan baru.

4.6. Karyawan

• Melaporkan lampu-lampu yang hilang, rusak atau gangguan-gangguan pencahayaan kepada pengawas langsung atau melalui cara penyampaian saran yang ada.

• Membantu perusahaan dalam merawat dan memelihara lampu-lampu portabel yang diserahkan kepadanya.

Jenis Pencahayaan

Ada 4 model pencahayaan yang sepatutnya kita kenal.

1.Ambient lighting, yaitu pencahayaan seluruh ruang. Secara teknis ambient lighting artinya total sinar yang datang dari semua arah, untuk seluruh ruang. Sebuah lampu diletakkan di tengah-tengah ruang hanya salah satu bagian dari ambient lighting. Tetapi bila ada sinar yang datang dari semua tepi plafon, misalnya, terciptalah ambient lighting. Dalam membuat ambient lighting, sinar haruslah cukup fleksibel untuk berbagai situasi atau peristiwa yang mungkin terjadi di ruangan. Tidak mungkin ruang makan selalu romatis.
2.Local lighting, atau pencahayaan lokal. Pencahayaan jenis ini ditujukan untuk aktivitas sehari-hari. Misalnya: membaca, belajar, memasak, berdandan dan sebagainya. Pencahayaan dimaksud untuk membuat mata tidak cepat lelah.
3.Accent lighting, atau pencahayaan yang berfungsi sebagai aksen. Selain contoh di atas, pencahayaan jenis ini bisa dipakai sudut tertentu, barang tertentu menjadi menonjol. Pencahayaan seperti ini dapat membimbing pengunjung untuk melihat suatu barang atau koleksi tertentu.
4.Natural lighting, alias sinar matahari bahkan cahaya bulan. Bila di desain sejak awal, pemanfaatan cahay matahari juga dapat membuat ruangan menjadi terang.
ShareThis

Selasa, 29 Desember 2009

BIKIN WEB DENGAN JOOMLA

Apa itu Joomla ?

Joomla adalah salah satu contoh Open S0S CMS.CMS atau content managemen sistem adalah sistem atau aplikasi web yang memudahkan pembuatan dan managemen isi atau content suatu situs web sehingga pengguna tidak perlu melihat detail kode.sedangkan aplikasi 0pen SOS berarti anda bisa menggunakan ini tanpa harus membayar kepada siapapun dan anda juga bisa memodifikasi aplikasi sejauh tidak bertentangan dengan GNU GPL License. anda bisa mendownload versi joomla terbaru pada website resminya yaitu www.joomla.org atau yang lain. joomla dibuat dengan bahasa PHP yang cukup populer dan database MySQL. Joomla menganut prinsip fleksibel, simple, elegan, customasible, dan powerfull. dengan menginstal dan melakukan sedikit modifikasi pada joomla anda akan mempunyai website secara cepat. dengan joomla anda bisa membuat menu sesuai keperluan atau memasukkan konten gambar dan teks tanpa kode atau menambah kalender dengan singkat.

Static Content Joomla

Static Content biasanya digunakan pada situs yang tidak terlalu sering diubah, seperti pada profile.

Cara mengelola Static Content adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu content, kemudian pilih Static Content.
  • Klik New untuk membuat content baru.
  • Ketikkan halaman judul pada tittle dan tittle alias.
  • Pada text isilah dengan profil yang ingin ditampilkan dalam situs.
  • Atur parameters content.
  • Klik save.

Langkah selanjutnya membuat menu agar static content yang telah dibuat tadi dapat diakses.Cara membuat menu adalah sebagai berikut :

  • Pilih Menu, kemudian pilih Main menu.
  • Klik New untuk membuat menu baru.
  • Pilih Link Static Content.
  • Klik Next.
  • Pada Name isilah dengan nama menu.
  • Pilih Static Content yang ingin di-link.
  • Atur On Click Open.
  • Pada Parent Item pilih Top agar menu baru ini setara dengan menu home.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save dan Preview situs.

Static Content Joomla (2)

Static Content biasanya digunakan pada situs yang tidak terlalu sering diubah.

Cara mengelola Static Content adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu content, kemudian pilih Static Content.
  • Klik New untuk membuat content baru.
  • Isilah tittle, tittle alias, dan text.
  • Atur parameters content.
  • Klik save.

Langkah selanjutnya membuat menu agar static content yang telah dibuat tadi dapat diakses.Cara membuat menu adalah sebagai berikut :

  • Pilih Menu, kemudian pilih Main menu.
  • Klik New untuk membuat menu baru.
  • Pilih Link Static Content.
  • Klik Next.
  • Pada Name isilah dengan nama menu.
  • Pilih Static Content yang ingin di-link.
  • Atur On Click Open.
  • Pada Parent Item pilih Top agar menu baru ini setara dengan menu home.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save dan Preview situs.

Frontpage Manager Joomla

Frontpage Manager Joomla adalah halaman depan dari sebuah website.

Cara mengelola halaman depan website dengan menggunakan joomla adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Content, kemudian pilih Frontpage Manager.
  • Masuk ke content yang bernama “Welcome to joomla”.
  • Isikan teks yang ingin ditampilkan pada halaman depan website ini pada itemdetails.
  • Kemudian lakukan pengaturan teks tersebut seperti perataan pada teks tersebut.
  • Pada content ini terdiri dari dua bagian yaitu intro text dan main text.
  • Intro text adalah halaman pengantar sedangkan main text adalah isi detail dari content.
  • Klik Save, dan preview website.

Maka akan muncul halaman depan website yang telah diubah, namun terdapat tanggal pembuatannya.

Untuk menghapus tanggal pembuatan teresebut, masuklah ke halaman administrasi.

  • Pilih menu content, kemudian pilih Frontpage Manager.
  • Untuk melakukan pengeditan klik pada bagian yang bernama “Selamat Datang “
  • Klik tab parameters.

Pada tab parameters ini terdiri dari :

  • Back button (Tombol back)
  • Item Rating (Penilaian pengguna mengenai content tertentu).
  • Author Names (Nama atau pembuat (penulis) dari content.
  • Create date and time (Tanggal dan waktu pembuatan sebuah content).
  • Modified date and time (Pengubahan tanggal dan waktu).
  • PDF Icon.
  • Print Icon.
  • E-mail Icon.
  • Klik Save dan preview situs.
  • Jika pengeditan tidak berhasil, maka periksa konfigurasi joomla.
  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Site, kemudian pilih Global Configuration (konfigurasi situs secara umum yang berlaku pada keseluruhan situs joomla).
  • Lihat bagian konfigurasi “content” parameter.
  • Kemudian ubah status content yang ingin disembunyikan dengan memilih hide.
  • Klik Save, kemudian Logout dan lihat perubahan yang terjadi.

Note : Dalam Frontpage Manager ini content dapat ditampilkan (di-published) maupun disembunyikan (di-unpublished).

Media Manager Joomla

Media Manager adalah fasilitas joomla yang berfungsi untuk upload file dan mengelola file tersebut layaknya mengelola file di dalam komputer.Fasilitas Media Manager ini dapat meng-upload gambar, animasi, suara atau musik, dan objek-objek lain.

Cara mengelola Media Manager adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu site kemudian pilih Media Manager.
  • Buat folder baru pada create directory.
  • Klik Create
  • Maka akan terbuat sebuah folder baru.
  • Untuk membuka folder, double klik pada folder tersebut atau dengan memilih pada directory.
  • Untuk meng-upload file, browse pada file upload selanjutnya klik open untuk memasukkan file yang dicari lalu pilih upload.
  • Klik pada foto tersebut untuk dapat melihat ukuran foto asli.
  • Klik code untuk menampilkan kode HTML dari sebuah gambar (foto).
  • Cara menghapus folder pada Media Manager adalah sebagai berikut :
  • Klik delete.
  • Klik Ok.

Memasukkan gambar pada Content

Cara memasukkan gambar pada Content adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu content, kemudian pilih Static Content Manager.
  • Klik New untuk menambah content baru.
  • Isi Item Details sesuai kebutuhan.
  • Lakukan pengaturan text
  • Untuk memasukkan gambar pilih icon Insert Edit Image
  • Klik save.
  • Langkah selanjutnya masuk ke Media Manager.
  • Masuk ke folder Foto.
  • Upload foto, untuk mengetahui Image URL Code klik pada code.
  • Kemudian copy code mulai dari http.
  • Masuk ke Static Content Manager.
  • Letakkan pointer pada tempat dimana gambar akan diletakkan.
  • Pada General, paste Image URL Code pada image URL.
  • Masukkan deskripsi foto pada Image Description.
  • Masukkan judul pada tittle.
  • Pada Appearance atur ukuran atau dimensi gambar.
  • Pastikan Constrain propotions dalam status terpilih.
  • Atur Dimensions, Vertical space, Horisontal space, Border, dll.
  • Klik Insert untuk memasukkan gambar.
  • Cara mengatur ukuran gambar kembali adalah sebagai berikut :
  • Klik pada gambar.
  • Pilih icon Edit Image.
  • Kemudian masukkan ukuran gambar yang baru.
  • Pilih Update.
Cara menyejajarkan gambar dengan teks adalah sebagai berikut :
  • Edit gambar kembali dengan mengatur alignment gambar.
  • Atur teks agar rapi.
  • Klik Save.
Langkah selanjutnya adalah membuat menu baru yaitu dengan cara sebagai berikut :

  • Pilih Menu, kemudian pilih Main Menu.
  • Pilih Link- Static Content.
  • Atur Name dan Static Content.
  • Klik Save dan Logout.
  • Lihat perubahan yang terjadi.

Komponen Joomla

Komponen joomla adalah fasilitas yang terdapat di dalam joomla yang berfungsi sebagai sarana mempercantik sebuah website . Komponen ini dapat ditambahkan sendiri dengan di-instal maupun diuninstal pada komponen yang tidak diperlukan.

Pada menu components ini terdiri dari :

  • Banners
  • Contacts
  • Mass Mail
  • New feeds
  • Polls
  • Syndicate
  • Web links

Contacts adalah komponen joomla yang berfungsi sebagai media pengunjung untuk contact person situs .

Cara mengatur komponen contacts adalah sebagai berikut :

  • Pilih menu components, pilih contacts, kemudian pilih manage contacts.
  • Kemudian isilah data contacts details seperti mengisi nama dan alamat siapa yang dapat dihubungi dalam web tersebut.
  • Klik Save untuk menyimpan.

Mengelola All Content Item Joomla

All Content Item adalah fasilitas joomla yang berfungsi untuk melihat semua content.

Cara mengelola All Content Item pada situs joomla adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Content, kemudian pilih All Content Item.

Cara menghapus content adalah sebagai berikut :

  • Tandai content yang ingin dihapus.
  • Pilih Trash.
  • Maka content akan terhapus.

Note : Content dapat ditampilkan dengan memilih publish dan content dapat pula disembunyikan dengan memilih unpublish.

Gallery Foto Joomla

Gallery Foto adalah fasilitas tambahan dari website joomla yang berfungsi untuk menampilkan gallery foto dari website tersebut.

Cara mengelola Gallery Foto adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Browse file Installer Gallery Foto.
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Pilih Continue.
  • Pilih Components.
  • Pilih Easy Gallery.
  • Pilih Configuration.
  • Lakukan pengaturan pada FTP dissable pilih yes.
  • Tentukan ukuran gambar setelah diupload.
  • Klik Save.

  • Langkah selanjutnya, pilih Components.
  • Pilih Easy Gallery.
  • Pilih Manage Caterogy.
  • Klik New untuk membuat kategori baru.
  • Isi judul kategori.
  • Klik Save.
  • Pilih Components.
  • Pilih Easy Gallery.
  • Pilih Mnage Photo’s.
  • Untuk mengupload pilih Upload.
  • Pada Place in Category pilih folder pengelompokkan.
  • Pada Default Published pilih yes.
  • Langkah selanjutnya membuat menu baru, pilin Menu.
  • Pilih Main menu.
  • Klik New.
  • Pilih jenis Component.
  • Beri nama menu ini.
  • Pilih Components.
  • Pilih Easy Gallery.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.

Mengatur dan menginstall Shoutbox

Shoutbox adalah sebuah fitur tambahan dari sebuah website, dimana pengunjung dapat menulis pesan pendek dan pesan pendek tersebut langsung ditampilkan pada situs.Fasilitas ini mirip dengan Chart room.

Cara menginstall Shoutbox adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Browse file Installer Component Shoutbox
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Maka akan muncul tampilan Component Shoutbox berhasil diinstall.
  • Langkah selanjutnya adalah menginstall Modules.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Modules.
  • Browse file Installer Modules Shoutbox.
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Maka akan muncul tampilan Modules Shoutbox berhasil diinstall.
  • Untuk mengatur Module Shoutbox, pilih menu Modules, pilih Site Module.
  • Lakukan pengaturan pada Module Shoutbox pilih Publish.
  • Langkah selanjutnya lakukan pengaturan Component Shoutbox dengan memilih menu Components dan pilih Shoutbox.
  • Pilih Shoutbox Setting.
  • Lakukan pengaturan pada Shoutbox Mode, apakah Public maupun Registed.
  • Jika memilih Public maka setiap pengunjung dapat mengisi Shoutbox tersebut dan jika memilih registed maka hanya pengguna yang menjadi member saja yang dapat mengisi Shoutbox tersebut.
  • Lakukan pengaturan pada User names Mode, apakah User name maupun Real Name.
  • Jika memilih User name maka akan menampilkan nama pengguna (nick name) sedangkan Real name akan menampilkan nama asli pengguna.
  • Lakukan pengaturan sela waktu diupdatenya Shoutbox ini dalam detik.
  • Lakukan pengaturan warna tampilan Shoutbox sesuai keinginan.
  • Atur pula text area Shoutbox.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.
Cara untuk mengelola pesan-pesan yang ada pada Shoutbox ini adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Pilih Shoutbox.
  • Kemudian pilih Shoutbox Items.
  • Maka akan ditampilkan pesan-pesan yang ada pada Shoutbox tersebut.
  • Untuk menghapus pesan tersebut, tandai pesan yang ingin dihapus kemudian klik delete.

Mengatur dan Menginstall Buku Tamu Joomla

Buku Tamu adalah fasilitas tambahan dari sebuah situs yang berfungsi sebagai sarana dimana pengunjung situs tersebut dapat memberikan input pada sebuah situs, baik saran, pendapat, maupun kritik.Buku Tamu tersebut misalnya Akobook.Buku Tamu tidak tersedia secara otomatis pada joomla olehkarena itu, untuk mendapatkannya kita harus mendownload dari situs yang mendukung perkembangan joomla.

Cara Menginstall Buku Tamu adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Browse file Instalasi.
  • Untuk menginstall klik pada Uploadfile and Install.
  • Maka komponen akan terinstall.
  • Untuk mengatur Akobook, pilih menu Components.
  • Pilih Akobook.
  • Selanjutnya pilih Edit Configurasi.
  • Pada tahap ini lakukan beberapa pengaturan.
  • Seperti pada tag back end.Untuk dapat menampilkan input yang diberikan pengunjung secara langsung, pilih Auto Republish Entriese.Kemudian pada webmaster’s email isilah dengan alamat email pembuat web.Untuk menampilkan ucapan terima kasih pilih pada Thanks User.
  • Pada tag front end, lakukan pengaturan pada Entries per pages untuk mengatur jumlah input dari pengunjung.Selain itu lakukan pengaturan apakah pengunjung dapat memasukkan gambar dan smile pada input tersebut.
  • Pada tag fields, lakukan pengaturan apakah pembuat web akan menampilkan email.
  • Klik Save.
  • Langkah selanjutnya, pilih Main menu.
  • Klik New, pilih Components.
  • Isilah nama pada Name.
  • Pilih Component Akobook
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs tersebut.

Mengatur Latest News

Latest News adalah module joomla untuk menampilkan berita terbaru dengan memeriksa tanggal pembuatan halaman.

Cara mengatur Latest News adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Modules, kemudian pilih Site Modules.
  • Pilih Modules Latest News.
  • Pada tittle isilah dengan nama yang dikehendaki.
  • Pada show tittle pilih yes.
  • Pada Module Order pilih urutan berita.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.
  • Cara menghapus halaman utama adalah sebagai berikut :
  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih Module Latest News.
  • Atur parameter.
  • Sembunyikan Frontpage Manager.
  • Maka halaman utama akan terhapus dari tampilan situs.

Menginstall Calender

Calender adalah fasilitas tambahan dari sebuah situs joomla yang berfungsi untuk menampilkan kalender.Pada penginstallan Calender ini diperlukan penginstallan pada Component dan Module.

Cara menginstall Calender adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Browse file Installer Component Calender.
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Maka akan muncul tampilan Component Calender berhasil diinstall.
  • Langkah selanjutnya, pilih menu Installers.
  • Pilih Modules.
  • Browse file Installer Modules Calender.
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Maka akan muncul tampilan Modules Calender berhasil diinstall.
  • Untuk mengatur Module Calender, pilih menu Modules, pilih Site Module.
  • Lakukan pengaturan pada Module Calender pilih Publish.
  • Langkah selanjutnya lakukan pengaturan Component Calender dengan memilih menu Components dan pilih Calender.
  • Lakukan setting standart pada General, General Styles, dan Background Styles.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.

Menginstall Newsletter

Newsletter merupakan fasilitas untuk berlangganan berita pada suatu situs.Dengan menggunakan fasilitas Newsletter ini sebuah bsitus dapat mengirimkan berita secara otomatis ke beberapa pengguna yang menjadi member situs tersebut.

Langkah menginstall Newsletter adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Browse file Instalasi.
  • Untuk menginstall klik pada Uploadfile and Install.
  • Maka komponen akan terinstall.
  • Langkah selanjutnya, pilih Main menu.
  • Klik New, pilih Components.
  • Isilah nama pada Name.
  • Pilih Component Letterman.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs tersebut.
  • Langkah untuk menjadi anggota Newsletter adalah sebagai berikut :
  • Pilih Subcribe to our newsletter.
  • Isilah nama pada Name.
  • Isi pula E-mail address dengan alamat email yang dimiliki.
  • Maka E-mail akan terdaftar.
  • Langkah untuk mengatur Newsletter adalah sebagai berikut :
  • Pilih menu Components.
  • Pilih Letterman.
  • Pilih Subcribe Management.
  • Maka akan terlihat pengguna yang baru mendaftar.
  • Untuk mengkonfirmasi, lakukan pengeditan pada pendaftar baru tersebut.
  • Pada bagian Confirmed pilih yes.
  • Klik Save untuk menyimpan.
  • Langkah untuk mengirimkan berita tersebut adalah sebagai berikut :
  • Pilih menu Components
  • Pilih Letterman.
  • Masuk ke Newsletter Management.
  • Maka akan terlihat berita yang telah siap untuk terkirim.
  • Untuk mengirim klik Now.

Menginstall Template Joomla

Template dapat diperoleh dari situs pendukung perkembangan joomla.

Cara menginstall Template adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pada menu Installer pilih Template-Site.
  • Upload Template.
  • Untuk menginstall pilih Upload file and Install.
  • Maka akan ditampilkan sebuah halaman yang berisi bahwa peng-installan sukses.
  • Pilih Continue.
  • Maka tampil Template Manager.
  • Tandai template yang ingin digunakan kemudian pilih default.
  • Maka template pada situs tersebut akan berubah.

Modifikasi Tempate Joomla

Tampilan situs joomla sangat dipengaruhi pada pemilihan template yang akan digunakan.Sehingga diperlukan modifikasi template tersebut melalui CSS masing-masing template.

Langkah untuk melakukan modifikasi template adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke instalasi joomla.
  • Selanjutnya lihatlah gambar tempale tersebut pada folder template.
  • Untuk mengganti gambar template tersebut, hanya diperlukan pembuatan sebuah gambar yang diinginkan untuk mengganti gambar pada template tersebut.
  • Pastikan ukuran dan nama gambar pengganti tersebut sama dengan gambar yang akan diganti.
  • Selanjutnya, copy gambar pengganti tersebut dalam satu folder template yang digunakan situs tersebut.
  • Kemudian replace gambar tersebut.
  • Klik refresh pada situs.
  • Selain itu, dapat pula dilakukan perubahan Menu pada bagian CSS template.

Polling Joomla

Polling adalah fasilitas tambahan dari website joomla yang berfungsi untuk jejak pendapat suatu topic atau masalah.

Cara mengelola Polling adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Masuk ke Modules.
  • Pilih menu Site Modules.
  • Lakukan pengeditan pada module Polls.
  • Masukkan nama pada tittle.
  • Lakukan pengaturan letak pada position.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save.
  • Langkah selanjutnya adalah pilih menu Components.
  • Pilih Polls.
  • Klik New untuk membuat polls baru.
  • Aturlah isi polling yang ingin dibuat.
  • Pada tittle isikan pernyataan.
  • Aturlah option yang akan digunakan sebagai alternative jawaban.
  • Klik Save.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.
  • Cara mengatur letak Polls adalah sebagai berikut :
  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Modules.
  • Pilih Site Modules.
  • Atur letak Modules dengan menekan Move Up dan Move Down.

Search and Who’s Online Joomla

Search adalah fasilitas website joomla yang digunakan sebagai fasilitas pencarian sedangkan Who’s Online adalah fasilitas website joomla yang berfungsi untuk mengetahui jumlah pengguna website.

Cara mengelola Search dan Who’s Online adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Edit Module Who’s Online
  • Isilah judul module pada title.
  • Pada Position, aturlah posisi letaknya.
  • Pada Module Other aturlah urutan Module.
  • Pada published pilih yes.
  • Pada display aturlah sesuai dengan apa yang dikehendaki.
  • Klik Save.
  • Edit Module Search.
  • Edit Module Who’s Online
  • Isilah judul module pada title.
  • Pada Position, aturlah posisi letaknya.
  • Pada published pilih yes.
  • Pilih yes pada fasilitas tombol (Search Button).
  • Pilih position button.
  • Atur label tombol pada button text.
  • Klik Save dan Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs tersebut.

Template Chooser Joomla

Template Chooser adalah fasilitas yang disediakan website joomla bagi pengguna website tersebut untuk memilih template tanpa mengubah default website.

Cara mengelola Template Chooser adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Masuk ke Modules.
  • Lakukan pengeditan pada Template Chooser.
  • Masukkan nama pada tittle.
  • Lakukan pengaturan letak pada position.
  • Pada published pilih yes.
  • Klik Save.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi pada situs.

Template Manager Joomla

Template (skin) adalah desain dengan tema tertentu.Template joomla ini dapat diganti dengan waktu yang singkat tanpa harus mengubah isi website tersebut.

Cara mengelola Tempale Manager adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Site, pilih Template Manager, pilih Site Templates.
  • Maka akan terlihat beberapa template.
  • Untuk menggunakan template dalam website tersebut, tandai template yang ingin digunakan selanjutnya pilih default.
  • Klik Logout untuk melihat perubahan yang terjadi dalam website tersebut.

UnInstall Modules dan Components Joomla

Langkah untuk meng-uninstall Modules adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Modules.
  • Tandai Modules yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus Modules.
  • Klik OK.
  • Kemudian meng-uninstall Components.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Tandai Components yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus components.
  • Klik OK.
  • Logout dan lihat perubahan yang telah terjadi.

UnInstall Components

Langkah untuk meng-uninstall Components adalah sebagai berikut :

  • Masuk ke halaman administrasi.
  • Pilih menu Installers.
  • Pilih Components.
  • Tandai Components yang ingin diinstall.
  • Pilih Uninstall untuk menghapus components.
  • Klik OK.
  • Kemudian pilih Menu.
  • Pilih Mainmenu.
  • Tandai menu yang ingin dihapus.
  • Pilih Trash.
  • Logout dan lihat perubahan yang telah terjadi.

Copy situs contoh joomla dari CD belajar

Untuk dapat mengcopy contoh situs joomla ini, maka perlu mengcopy folder-folder yang mendukung databasenya.

Langkah mengcopy contoh situs joomla yang bernama Joomla2 adalah sebagai berikut:

  • Copy folder Joomla2 ke C:\ Program Files\ xampp \ htdocs.
  • Selanjutnya buat database baru dan lakukan input data.
  • Dengan cara menuliskan localhost/phpmyadmin pada browser.
  • Kemudian buat database baru gengan nama joomla2.
  • Klik Ciptakan.
  • Selanjutnya klik Import untuk mengimport database.
  • Import file yang bernama joomla2.sql.
  • Klik Go.
  • Maka website sudah memiliki table-tabel yang tersedia.
  • Lihat situs dengan menuliskan localhost/joomla2.
  • Jika masih dalam status offline, masuklah ke folder joomla2 selanjutnya buka file configuration.php.
  • Ganti nama database dengan joomla2.
  • Kemudian refresh situs tersebut.

Mendapatkan Template, Component,dan Module Joomla dari Internet

Template, Component,dan Module Joomla dapat diambil dari Internet kemudian untuk menggunakannya dalam sebuah situs joomla hanya perlu dilakukan peginstallan.

Misalnya pada situs extensions.joomla.org.

Didalam situs pendukung perkembangan joomla tersebut telah terdapat berbagai macam fasilitas pembuatan situs.Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Admin Tools adalah fasilitas tambahan yang terdapat pada halaman administrasi.
  • Content dan News adalah fasilitas tambahan sebuah situs untuk berita.
  • e-Commerce adalah fasilitas tambahan berupa chart,catalog produk ,dll.
  • Languanges.
  • Miscellaneous.
  • Search dan Indexing.
  • Banner Ads dan Affiliates.

Fasilitas-fasilitas tersebut dapat berupa Component maupun Module.File hasil download akan menyertakan dokumentasi atau readme.

Website mambohut.com adalah website yang menyediakan template gratis.Maupun dengan menggunakan search engine google untuk melakukan download Component maupun Module yang lebih variatif dengan menggunakan kata kunci sebagai berikut joomla template, component, module,dll.



Senin, 28 September 2009

Spesifikasi Kelas Mainstream

Salah satu contoh Spesifikasi PC Kelas Mainstream adalah sebagai berikut :

  • Processor AMD Athlon 643200 + ( AM dua ).
  1. Keterangan :
  2. Clock Speed dua,nol GHz, L dua Cache 512 KB, Hyper Transport FSB up to dua ribu MHz, Socket AM dua, dan Box.
  • Motherboard
  1. Keterangan :
  2. Socket AM dua, Nvidia, nforce lima lima nol, FSB dua ribu Hyper Transport, PCI-Express kali enambelas, SATA II tiga ratus, RAID, GbE NIC, USB dua,nol, Dual Channel Audio, DDR dua delapan ratus.
  • RAM ( Corsair TWIN dua x satu nol dua empat – enam empat ratus ).
  1. Keterangan :
  2. Dua x lima dua satu MB, DDR dua delapan ratus PC dua-enam empat ratus, TWIN duax, CL lima, Black Hide Spreader.
  • VGA Card da ( digita alliance ) Geforce tujuh tiga ratus GS.
  1. Keterangan :
  2. Nvidia Geforce tujuh tiga ratus GS, dua lima enam MB, DDR dua, Dual DVI, TV- Out, PCI e x enambelas.

Kamis, 10 September 2009

Setting BIOS Notebook IBM

  • Untuk melakukan pengaturan BIOS pada Notebook IBM, kita diminta untuk menekan tombol acces IBM.Jadi, ketika komputer baru saja dinyalakan tekan acces IBM.Maka muncul tampilan Startup Interrupt Utility.
  • Kemudian tekan F1.
  • Maka akan muncul IBM BIOS Setup Utility.Pada bagian ini, kita dapat mengetahui benar maupun palsunya IBM.Selain itu, kita dapat pula mengetahui Debug Processor yang terpasang, kecepatan, dan memory yang terpasang.

Langkah mengatur USB adalah sebagai berikut :

  • Pilih Config dengan menekan ENTER.
  • Pilih USB, maka akan muncul tampilan USB BIOS Support.
  • Pada bagian ini kita dapat melakukan pengaturan baik disable maupun enable.
Selain itu, pada bagian BIOS ini kita dapat melakukan beberapa pengaturan sebagai berikut :
  • Date/Time ( pengaturan waktu ).
  • Restart ( melakukan restart pada Notebook ).
  • Security ( melakukan pengamanan Notebook ).
  • Startup ( melakukan pengaturan pada saat Notebook menyala ).


Setting BIOS Notebook DELL

Untuk melakukan pengaturan BIOS pada Notebook DELL, kita diminta untuk Menekan Fdua sebagaimana petunjuk “Press F dua to ENTER SETUP” pada tampilan saat Notebook baru saja dinyalakan.

Pada bagian BIOS ini terdapat beberapa menu pengaturan sebagai berikut : Information, Main, Advanced, Security, Boot, dan Exit.

Information

Menu information ini meliputi :

  • Informasi processor yang terpasang
  • Kecepatan
  • Memory dan serinya.

Main

Menu Main ini meliputi :

  • System Time
  • System Date
  • Boot POST

Advanced

Menu Advanced ini meliputi :

  • Primary Master
  • USB Controller
  • Wireless

Security

Menu Security ini meliputi :

  • Pengaturan Password
  • Administrator Password
  • Primary Password

Boot

  • Menu Boot ini meliputi :
  • Pengaturan Boot Priority Password

Exit

Menu Exit ini meliputi :

  • Save Changes and Exit
  • Discard Changes and Exit
  • Load Factory Default
  • Load Last Saved
  • Values Save Changes


Setting BIOS Motherboard ( dua )

Dibawah ini adalah contoh pengaturan BIOS pada Motherboard.

  • Pada saat komputer tersebut dinyalakan maka akan muncul tampilan “Press DEL to enter SETUP”.Tekan DEL untuk masuk ke pengaturan BIOS.
  • Maka akan muncul tampilan Phoenix-AwardBIOS CMOS Setup Utility.

  • Pada tampilan BIOS ini terdapat beberapa menu pengaturan seperti :
  • Standard CMOS Features
  • Advanced BIOS Features
  • Advanced Chipset Features
  • Ingrated Peripherals
  • Power Managemen Setup
  • Pnp / PCI Configurations
  • PC Health Status
  • Miscellaneus Control
  • Load Optimized Default
  • Load Standard Defaults
  • Set Supervisor Password
  • Save and Exit Setup
  • Exit without Saving

Praktek Merakit Komputer

Tahapan dalam merakit komputer adalah sebagai berikut :


Persiapan

Pada tahap ini, dilakukan pengecekkan terhadap hardware-hardware yang akan kita pasang dalam sebuah komponen PC.


Test Hardware

Langkah selanjutnya adalah melakukan test pada hardware yang akan dipasang.


Pemasangan kabel-kabel

Pada tahap ini, dilakukan pemasangan kabel dalam rangkaian PC seperti : kabel lampu Hardisk, kabel USB, kabel Floppy Disc.

Memasang Komponen Hardware ke Cassing, selanjutnya menginstall windows.

Pengelompokkan Komputer

Pengelompokkan Komputer berdasarkan penggunaannya adalah sebagai berikut :


Kelas Performance ( Intel Core, AMD Athlon, enam empat FX dan Xdua ).

Digunakan untuk :

  • Video Editing Professional
  • Multimedia Maker
  • Games 3 Dimensi

Kelas Mainstream ( Intel Pentium D dan empat, AMD Athlon enam empat ).

Digunakan untuk :

  • Video Editing
  • Programming

Kelas Value ( Intel Celeron, AMD Sempron ).

Digunakan untuk :

  • Office
  • Entertain
  • Education


OPTICAL DISC DRIVE

Optical Disc Drive adalah komponen yang digunakan untuk membaca atau menulis media penyimpanan optical seperti CR ROM dan DVD ROM.

Pemasangan kabel data dan kabel power pada Optical Disc Drive adalah sebagai berikut :

  • Pastikan kabel dengan strip merah atau putih dipasang di dekat power.Apabila kabel data tidak mencukupi, kita dapat memparalel hardisk dan optical disc drive.Pengaturan pada master dan slave sangatlah penting.Apabila pada secondarynya dipasang dua buah hardisk berarti satu CD ROM master dan satu CD ROM slave.Sebaiknya pemasangan kabel hardisk dan CD ROM terpasang terpisah.

Jenis- jenis Port IDE yang terdapat di Motherboard adalah sebagai berikut :

  • Primary Master
  • Primary Slave
  • Secondary Master
  • Secondary Slave

Mengenal Software

Software adalah perangkat lunak dalam sebuah komponen PC.Software berfungsi sebagai piranti komunikasi manusia dengan komputer.

Klasifikasi Software

System Operasi

  • Microsoft Windows (98, Millenium, 2000, xp, Windows Vista ).
  • Linux.
  • Apple Macintosh
  • DOS ( Disc Operating System )
  • Driver ( Software untuk memaksimalkan penggunaan hardware yang terpasang di sebuah komponen PC ).

Program Aplikasi

  • Office (Microsoft Office, Start Office, Open Office, dll ).
  • Desktop Publisher ( Adobe Photoshop, Adobe In Design, Macromedia Freehand, dll ).
  • Multimedia Maker ( Macromedia Flash, Pinnacle Studio, Adobe Premier, dll ).
  • Program Developert ( Visual Basic, Turbo Delphi, Java, dll ).
  • Web Design ( Macromedia Dreamweaver, Microsoft Frontpage, Image Ready, dll ).
  • Utility ( Norman antivirus, Norton Ghost, Partition Magic, dll ).